MA konfirmasi pengajuan PK Aho

By Redaktur Berita-Z 19 Feb 2018, 14:20:14 WIBHukum

MA konfirmasi pengajuan PK Aho

Keterangan Gambar : Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok melambaikan tangan saat tiba di rumah tahanan LP Cipinang, Jakarta, Selasa (9/5/2017). Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara memutuskan menjatuhi Ahok hukuman dua tahun penjara karena terbukti melanggar Pasal 156 KUHP tentang penodaan agama. (ANTARA/Ubaidillah)


 

Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok melambaikan tangan saat tiba di rumah tahanan LP Cipinang, Jakarta, Selasa (9/5/2017). Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara memutuskan menjatuhi Ahok hukuman dua tahun penjara karena terbukti melanggar Pasal 156 KUHP tentang penodaan agama. (ANTARA/Ubaidillah)

Jakarta (Beritaz.com) - Mahkamah Agung (MA) membenarkan bahwa mantan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) telah mengajukan upaya hukum Peninjauan Kembali (PK) ke MA.

"Tanggal 2 Februari 2018 kuasa hukum Ahok mengajukan upaya hukum Peninjauan Kembali kepada MA-RI," kata Kepala Biro Hukum dan Humas MA Abdullah melalui layanan pesan singkat, Senin.

Abdullah menjelaskan, Ahok mengajukan PK melalui Ketua Pengadilan Negeri yang memutus perkaranya pada tingkat pertama, dalam hal ini Pengadilan Negeri Jakarta Utara.

Setelah menerima penetapan tentang penunjukan hakim pemeriksa permohonan PK, maka hakim menetapkan hari sidang pertama pada 26 Februari 2018 menurut Abdullah. 

"Kuasa hukum Ahok berdomisili di wilayah Pengadilan Negeri Jakarta Pusat sehingga surat panggilannya tidak bisa langsung, melainkan melalui bantuan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat," jelas Abdullah. 

Sidang kedua PK, menurut dia, rencananya dilaksanakan pekan berikutnya dengan agenda mendengarkan jawaban pihak lawan, dalam hal ini Jaksa. 

"Hakim pemeriksa upaya hukum peninjauan kembali membuat Berita Acara Pendapat kemudian dikirim ke Mahkamah Agung bersama dengan berkas perkara secara lengkap," katanya. 

Dalam hal ini Ahok mengajukan PK terhadap Putusan Pengadian Negeri Jakarta Utara Nomor: 1537/Pid.BlZO16/PN.Jkt.Utr yang telah berkekuatan hukum tetap dan sebagian pidananya telah dia jalani. 

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara pada 9 Mei memutuskan menjatuhkan pidana penjara dua tahun kepada Ahok karena perkara penodaan agama. Vonis hukuman itu lebih rendah dari tuntutan jaksa, yang meminta hakim menjatuhkan hukuman penjara selama satu tahun dengan masa percobaan dua tahun.

Ahok kemudian mengajukan permohonan banding terhadap putusan hakim namun lalu mencabut pemohohan bandingnya.

Ahok terjerat perkara penodaan agama setelah video pidatonya di Kepulauan Seribu pada 27 September 2016, ketika dia menyebut adanya pihak yang menggunakan Alquran Surat Al Maidah 51 untuk membohongi, beredar, dan memicu serangkaian aksi besar dari organisasi-organisasi massa Islam. 

Sumber : NTARA News



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Online Support (Chat)

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Siapakah Calon Walikota dan Wakil Walikota Padang Favorit Anda?
  Mahyeldi Ansyarullah - Emzalmi
  Robby Prihandaya - Dewi Safitri
  Tommy Utama - Laura Hikmah
  Willy Fernando - Vicky Armita
  Laura Himah i Nisaa - Safaruddin

Komentar Terakhir

  • Jasa SEO Indonesia Terbaik Bergaransi Uang Kembali

    Tampilan web Anda sangat bagus dan menarik. Great Job! ...

    View Article
  • Pemesanan Jasa SEO

    Makasih atas informasinya kawan. https://jasaseoweb.net/paket-jasa-seo-tahunan/ ...

    View Article
  • Benefits of Cheese

    This is really very nice post you shared, i like the post, thanks for sharing.. ...

    View Article
  • Milk

    I really enjoyed reading this post, big fan. Keep up the good work andplease tell ...

    View Article